Rabu, 09 Desember 2020

Jiwa Pahlawan Bukan Pelawan




 Bismillahirohmanirohim.
10 November  merupakan hari pahlawan Nasional untuk bangsa Indonesia, dimana hari ini merupakan satu hari yg termasuk sangat sakral bagi seluruh rakyat Indonesia, sebab dengan peringatan ini maka rakyat Indonesia kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan dalam memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dimana sebelum Indonesia merdeka rakyatnya ditindas di zolimi bahkan di bunuh oleh para penjajah laknatullah. Saat  pergerakan perjuangan  para pahlawan, keanggotaan mereka adalah asli boemi putra  bukan asing dan Aseng, mereka rela berkorban untuk membela tanah air tercinta, tidak hanya harta, bahkan nyawa sekalipun dikorbankan untuk kemerdekaan ini. Nah pertanyaan nya, apakah semua rakyat Indonesia ketika itu siap untuk mati matian membela NKRI ini?. Jawabannya tidak, ternyata sebagian dari rakyat Indonesia yang bermental tempe berhati kerupuk yang mata duitan bila melihat duit dan mendengarkan tawaran jabatan dan kesenangan langsung melek, Hingga mereka pun rela untuk membela dan membantu para penjajah tersebut, alhasil dengan sifat kemunafikan orang orang yang seperti itu sering membocorkan rahasia keamanan para tentara Indonesia,. Jelas sudah kita ketahui jiwa yang rakus akan kemewahan inilah jiwa jiwa pelawan dan pembangkang, dalam Islam inilah golongan bermuka dua alias munafik, bila mereka bisa berkhianat kepada negara nya sendiri, yang mana tanah yang ia pijak merupakan tanah Indonesia, Air yang ia minum adalah air nya Indonesia bahkan udara dan oksigen yg ia hirup juga adalah udaranya Indonesia, ketika orang-orang munafik berani berkhianat kepada sesama makhluk ciptaan Allah, berarti ia juga telah berkhianat kepada Rabb nya, bukankah umat Islam telah mengetahui bahwa ciri orang munafik diantara nya ialah bilamana ia berkata ia berdusta, bila ia berjanji ia ingkari , dan bila ia dipercaya ia berkhianat.(Al-Hadist). Pelajaran yang dapat diambil dari hari pahlawan ini ialah, 1. Hargailah pahlawan-pahlawan yang telah gugur membela NKRI ini dengan cara meneruskan perjuangan yang telah mereka rintis dahulu, tekuni dengan semaksimal mungkinprofesi yang sedang diemban,2. jadilah pahlawan untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Pahlawan untuk diri sendiri ialah ajak seluruh anggota tubuh ini untuk mengerjakan kebaikan kebaikan dan untuk menjauhi keburukan-keburukan agar diri sendiri bisa selamat dari fitnah dunia yang penuh dengan tipu daya ini. Selanjutnya pahlawan untuk orang lain ialah tebarkan kebaikan,  sekecil apapun kebaikan itu sebab kebaikan yang ditebarkan akan memberikan manfaat untuk banyak orang dan sebaik-baik manusia ialah orang yang bermanfaat bagi orang lain(Al-Hadist). Terakhir mulia kanlah pahlawan terdekat mu yaitu Ayah dan ibu mu, serta guru-guru mu, dari mereka lah kita mendapat kan langsung apa arti nya kehidupan ini. Selalu dengar nasehat orang tua dan guru, jangan pernah Melawan mereka, sebab Ridho Allah terletak pada Ridho orang tua, dan keberkahan Ilmu terletak pada Ridho nya guru..  Selamat hari PAHLAWAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar