KEUTAMAAN BERPUASA
حَدَّثَنَا
عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ
الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصِّيَامُ جُنَّةٌ
فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ وَإِنْ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ
فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ مَرَّتَيْنِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ
الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ يَتْرُكُ
طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي الصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي
بِهِ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا
(BUKHARI - 1761) :
Telah
menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abu Az Zanad
dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu; Bahwa Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: "Shaum itu benteng, maka (orang yang
melaksanakannya) janganlah berbuat kotor (rafats) dan jangan pula berbuat
bodoh. Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka
katakanlah aku sedang shaum (ia mengulang ucapannya dua kali). Dan demi Dzat
yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh bau mulut
orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta'ala dari pada harumnya
minyak misik, karena dia meninggalkan makanannya, minuman dan nafsu
syahwatnya karena Aku. Shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan
membalasnya dan setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang
serupa".
KETIKA BERPUASA
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى
أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ
عَنْ أَبِي صَالِحٍ الزَّيَّاتِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا
الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا
كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ
أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ وَالَّذِي نَفْسُ
مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ
الْمِسْكِ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا
لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ
(BUKHARI - 1771) : Telah
menceritakan kepada kami Ibrahim bin Musa telah mengabarkan kepada kami Hisyam
bun Yusuf dari Ibnu Juraij berkata, telah mengabarkan kepada saya 'Atho' dari
Abu Shalih Az Zayyat bahwa dia mendengar Abu Hurairah radliallahu 'anhu
berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Ta'ala
telah berfirman: "Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali shaum,
sesungguhnya shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan memberi balasannya.
Dan shaum itu adalah benteng, maka apabila suatu hari seorang dari kalian
sedang melaksanakan shaum, maka janganlah dia berkata rafats dan bertengkar
sambil berteriak. Jika ada orang lain yang menghinanya atau mengajaknya
berkelahi maka hendaklah dia mengatakan 'Aku orang yang sedang shaum. Dan demi
Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang
sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta'ala dari pada harumnya minyak misik.
Dan untuk orang yang shaum akan mendapatkan dua kegembiraan yang dia akan
bergembira dengan keduanya, yaitu apabila berbuka dia bergembira dan apabila
berjumpa dengan Rabnya dia bergembira disebabkan 'ibadah shaumnya itu".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar