Kamis, 22 Agustus 2019

REMAJA MASJID


REMAJA MASJID MUSLIMIN LINGKUNGAN XIV Bromo Ujung Kec. Medan Denai
SUKSESKAN PENGKADERAN






Bulan Suci Ramadhan digunakan oleh Remaja Masjid Muslimin (RMM) sebagai moment untuk mengkader anak-anak setempat, dengan mengadakan pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadhan
Warta Indonesia, Medan 24/6

Selama tiga hari dua malam pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadhan (RKR) yang diselenggarakan oleh RMM berjalan lancar sejak tanggal 24-26 Juni 2016. Dalam acara tersebut diikuti sebanyak 56 orang peserta yang terdiri dari 31 orang perempuan dan 25 peserta laki-laki, dari berbagai tingkatan kelas dan sekolah minimal kelas VI SD dan maksimal kelas IX SMP.
Saat sambutan ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang diwakili oleh Wakil ketua BKM H. Hasan Ritonga menyampaikan bahwa, saya berterima kasih kepada Remaja Masjid Muslimin, karena masih peduli kepada lingkungan, salah satu bentuk kepeduliannya dengan cara melakukan pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak disekitar lingkungan masjid Muslimin.
Dalam pelaksanaan kegiatan PKR ini, RMM sebagai panitia pelaksana berharap agar PKR dapat menjadi wadah untuk belajar dan beramal, sehingga tercipta nya calon kader remaja masjid yang tangguh dan siap untuk menegakkan Islam di lingkungan XIV dan XX Bromo Ujung. Adapun jenjang pengkaderan untuk bisa menjadi kader RMM yang tangguh, diantaranya adalah dengan mengikuti Taman  Pengajian Alquran (TPA) Muslimin, selanjutnya mengikuti acar Pesantren Kilat Ramadhan, lalu ketika sampai usianya minimal 15 tahun atau kelas IX SMP,  maka akan otomatis diajak bergabung dengan Remaja Masjid Muslimin, namun walaupun tidak mengikuti jenjangan yang telah disebutkan diatas, bila seseorang berminat dan bertekad yang kuat untuk bergabung dengan RMM karena untuk bisa menjalin ukhuwah dan mempelajari Islam bersama pemuda setempat  maka itu boleh-boleh saja, ujar ketua RMM Riky Wahyudi.
Khairil fajri selaku ketua panitia berujar” kondisi pemuda dan remaja saat ini, hampir tidak mengetahui fungsi dan tujuannya selaku pemuda, sehingga berakibat banyak melakukan perbuatan yang berbau negatif seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan keburukan lainnya, maka dengan diadakannya PKR ini, pemuda dan remaja dapat mengetahui kembali tugas dan fungsi nya yaitu sebagai penerus kepemimpinan bangsa, juga diharapkan anak-anak bisa menjauhi perbuatan-perbuatan yang salah tersebut, dan dapat menjadi pelopor kebaikan dimana saja pun mereka berada”.
Peserta mengikuti acara dengan penuh semangat dan antusias yang sangat tinggi, apalagi saat pemateri sebelum menyampaikan materinya terlebih dahulu ia memberikan Ice breaking dan berbagai games menarik dan menyenangkan. Hal Itulah yang membuat peserta menjadi betah untuk terus-terusan aktif dan terus mengikuti kegiatan PKR.
Saat awak WI bertanya kepada ketua panitia tentang waktu pelaksanaan yang sangat singkat hanya 3 hari 2 malam, ketua panitia menjawab sebenarnya rencana awal dengan pelaksanaan tidak sepenuhnya terjalankan, rencana awal PKR ini akan dilaksanakan selama 4 hari 3 malam, sampai senin sore tanggal 27 juni 2016, namun karena kondisi keungan yang kurang mengizinkan, maka diambillah kesimpulan agar acara PKR di maksimalkan menjadi 3 hari, dengan cara memaksimalkan materi-materi yang ada.
  Walaupun dengan waktu yang singkat selama 3 hari, bila peserta PKR mengamalkan materi yang telah disampaikan di forum, maka InsyaAllah mereka akan bisa menjadi anak-anak yang soleh dan solehah yang akan berbakti kepada kedua orantua nya, dan dapat berguna untuk Agama, bangsa dan Negara. ( Andi Srg WI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar