REMAJA MASJID MUSLIMIN
LINGKUNGAN XIV Bromo Ujung Kec. Medan Denai
SUKSESKAN PENGKADERAN
Bulan Suci Ramadhan digunakan oleh Remaja Masjid Muslimin (RMM) sebagai
moment untuk mengkader anak-anak setempat, dengan mengadakan pelaksanaan Pesantren
Kilat Ramadhan
Warta Indonesia, Medan 24/6
Selama tiga hari dua malam
pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadhan (RKR) yang diselenggarakan oleh RMM
berjalan lancar sejak tanggal 24-26 Juni 2016. Dalam acara tersebut diikuti
sebanyak 56 orang peserta yang terdiri dari 31 orang perempuan dan 25 peserta
laki-laki, dari berbagai tingkatan kelas dan sekolah minimal kelas VI SD dan
maksimal kelas IX SMP.
Saat sambutan ketua Badan
Kemakmuran Masjid (BKM) yang diwakili oleh Wakil ketua BKM H. Hasan Ritonga menyampaikan
bahwa, saya berterima kasih kepada Remaja Masjid Muslimin, karena masih peduli
kepada lingkungan, salah satu bentuk kepeduliannya dengan cara melakukan
pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak disekitar lingkungan masjid Muslimin.
Dalam pelaksanaan kegiatan PKR
ini, RMM sebagai panitia pelaksana berharap agar PKR dapat menjadi wadah untuk
belajar dan beramal, sehingga tercipta nya calon kader remaja masjid yang
tangguh dan siap untuk menegakkan Islam di lingkungan XIV dan XX Bromo Ujung.
Adapun jenjang pengkaderan untuk bisa menjadi kader RMM yang tangguh,
diantaranya adalah dengan mengikuti Taman
Pengajian Alquran (TPA) Muslimin, selanjutnya mengikuti acar Pesantren
Kilat Ramadhan, lalu ketika sampai usianya minimal 15 tahun atau kelas IX SMP, maka akan otomatis diajak bergabung dengan
Remaja Masjid Muslimin, namun walaupun tidak mengikuti jenjangan yang telah
disebutkan diatas, bila seseorang berminat dan bertekad yang kuat untuk
bergabung dengan RMM karena untuk bisa menjalin ukhuwah dan mempelajari Islam
bersama pemuda setempat maka itu
boleh-boleh saja, ujar ketua RMM Riky Wahyudi.
Khairil fajri selaku ketua
panitia berujar” kondisi pemuda dan remaja saat ini, hampir tidak mengetahui
fungsi dan tujuannya selaku pemuda, sehingga berakibat banyak melakukan
perbuatan yang berbau negatif seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas,
dan keburukan lainnya, maka dengan diadakannya PKR ini, pemuda dan remaja dapat
mengetahui kembali tugas dan fungsi nya yaitu sebagai penerus kepemimpinan
bangsa, juga diharapkan anak-anak bisa menjauhi perbuatan-perbuatan yang salah
tersebut, dan dapat menjadi pelopor kebaikan dimana saja pun mereka berada”.
Peserta mengikuti acara dengan
penuh semangat dan antusias yang sangat tinggi, apalagi saat pemateri sebelum
menyampaikan materinya terlebih dahulu ia memberikan Ice breaking dan berbagai
games menarik dan menyenangkan. Hal Itulah yang membuat peserta menjadi betah
untuk terus-terusan aktif dan terus mengikuti kegiatan PKR.
Saat awak WI bertanya kepada
ketua panitia tentang waktu pelaksanaan yang sangat singkat hanya 3 hari 2
malam, ketua panitia menjawab sebenarnya rencana awal dengan pelaksanaan tidak
sepenuhnya terjalankan, rencana awal PKR ini akan dilaksanakan selama 4 hari 3
malam, sampai senin sore tanggal 27 juni 2016, namun karena kondisi keungan
yang kurang mengizinkan, maka diambillah kesimpulan agar acara PKR di
maksimalkan menjadi 3 hari, dengan cara memaksimalkan materi-materi yang ada.
Walaupun dengan waktu yang singkat selama 3 hari, bila peserta PKR
mengamalkan materi yang telah disampaikan di forum, maka InsyaAllah mereka akan
bisa menjadi anak-anak yang soleh dan solehah yang akan berbakti kepada kedua
orantua nya, dan dapat berguna untuk Agama, bangsa dan Negara. ( Andi Srg WI)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar